Lima jalan bagaimana uang membahagiakan Anda
Senin, 20 Januari 2014 11:22 WIB | 4589 Views
...dalam dunia yang materialistis, hal paling penting adalah imaterial"
Galeri Terkait
Video Terkait
Jakarta
(ANTARA News) - Uang bukan segalanya tapi segalanya membutuhkan uang,
demikian pepatah menyebutkan. Singkatnya uang itu penting tetapi jangan
sampai diperbudak uang.
Kemampuan mengelola
uang, mengalokasikan asset dan meningkatkan kemakmuran memainkan peran
besar dalam perekonomian. Untuk perkara ini pengarang dan sekaligus
spiritualis, Deepak Chopra, menawarkan pelajaran maha penting tentang
uang, dalam satu postingnya ke laman media sosial linkedin.com.
Chopra menawarkan lima pendekatan mengenai uang agar orang terhindar dari utang dan kemiskinan. Lima pendekatan itu adalah:
1. Uang melambangkan siapa Anda. Uang mencerminkan wajah kejiwaan Anda.
Kondisi
psikologis manusia seperti kekhawatiran, keinginan, harapan dan hasrat,
senantiasa mewarnai pandangan manusia mengenai uang.
Mengingat
uang merefleksikan psikologi manusia, termasuk dorongan bawah sadar,
orang kerap sembunyi dari dirinya sendiri. Orang sering ingin sepenuhnya
terlihat atau dikenal oleh yang lainnya, tapi pada tingkat lebih dalam
lagi dia takut mengenal siapa dirinya yang sebenarnya.
Untuk
itu semakin Anda bisa menerima diri Anda, maka semakin mudah mengelola
uang dan cemas pun semakin berkurang dari diri Anda.
Tak ada formula objektif untuk semua orang. Yang Anda perlukan adalah meluangkan waktu untuk mengenali diri Anda.
Jangan
punya anggapan bahwa kemampuan Anda dalam mengelola uang sama dengan
orang-orang sekitar Anda, dan jangan terbuai oleh cerita sukses para
milyarder. "Jalan uang, jika itu adalah jalan yang ingin Anda jalani,
bermula dari dalam diri Anda," kata Deepak Chopra.
2. Pemanfaatan terbesar uang adalah untuk meningkatkan kebahagiaan.
Bagian
mana dari pikiran Anda yang mesti Anda ikuti, emosi atau akal sehat?
Apakah rakus itu dihindari atau diikuti? Mestikah Anda terus fokus pada
laba, menabung atau investasi? Apakah stres, rakus, obsesi dan
amoralitas musuh kebahagiaan?
Perlu bertahun-tahun untuk menjawab semua pertanyaan ini.
Lalu,
apa yang akan membuat Anda bahagia? Pemenuhan jangka panjang dibangun
di atas pemenuhan jangka pendek. Dalam kata lain, untuk bahagia di masa
depan, curahkan perhatian kepada kebahagian sehari-hari Anda.
3. Sirkulasi uang adalah simbol sirkulasi ide.
Hidup
Anda berakar dari sensasi, perasaan, citra dan pikiran. Isi pikiran
membuat kehidupan lebih baik ketika pikiran Anda dinamis, terbuka, bebas
dari ketakutan, dan kreatif. Sebaliknya isi pikiran Anda akan membuat
hidup lebih buruk jika pikiran Anda kaku, tertutup, terjebak dan penuh
ketakutan.
Untuk itu, biarkan uang merefleksikan kemampuan pikiran Anda dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik.
Uang
bersirkulasi pada seputar gagasan-gagasan karena uang melambangkan
gagasan (seperti halnya keyakinan, harapan, keinginan dan ketakutan).
Uang akan tersalahgunakan jika dua dari dorongan paling primitif pikiran --ketakutan dan kerakusan-- mengendalikan otak.
Kenali
bagaimana pikiran Anda sendiri bekerja, dan pilihlah aspek-aspek yang
membuat kehidupan Anda lebih dinamis dan kreatif. Setelah itu,
manajemen uang Anda niscaya mengikuti ke mana pikiran Anda pergi.
4. Untuk membebaskan diri dari perangkap uang, maka perluas kesadaran Anda.
Kehidupan
itu bagai air. Akan stagnan jika tidak mengalir. Jika pikiran Anda
sempit, khawatir, dan terjebak dalam tema yang sama dari tahun ke tahun,
maka kehidupan pun akan stagnan, dan begitu pula uang Anda.
Banyak
orang kaya yang tak bahagia karena mereka tak belajar mengenal
bagaimana menghubungkan kekayaannya dengan perkembangan dirinya. Jika
Anda perluas kesadaran Anda, uang menjadi representasi dari bagaimana
Anda berkembang. Inilah yang dimaksud uang Anda merefleksikan diri Anda.
Jika
pikiran Anda berkembang Anda berhenti tergantung pada label-label
konvensional yang mendefinisikan diri Anda, contohnya label kaya dan
miskin.
Intinya, uang mencerminkan pikiran yang membebaskan
diri dari label. Dalam kaitan ini, uang bisa membantu Anda merasakan
kebebasan yang adalah kebaikan hakiki manusia.
5. Uang setara dengan sukses, andaikan Anda bisa mengatasi empat pandangan sebelumnya.
Pengaitan
uang dengan keberhasilan itu lebih baik dari sekadar rekening Anda.
Dengan menyerap keempat gagasan sebelumnya, sukes adalah ganjaran Anda.
Ini karena uang adalah cermin, dan cermin itu netral, karena memperlihatkan siapa diri Anda.
Akan
menjadi sumber derita jika uang Anda memperbesar keserakahan,
ketidakamanan, dan egoisme. Tapi uang menjadi sumber kepuasan jika uang
Anda memperbesar aspirasi tertinggi dan niat baik Anda.
"Saya
menyebut inilah garis pembeda antara sukses dan kegagalan, bukan jumlah
uang yang Anda dapatkan atau bahkan berapa banyak yang Anda berikan,"
kata Deepak Chopra.
Dia menyambung, "dalam
dunia yang materialistis, hal paling penting adalah imaterial. Alih-alih
menyangga materialisme itu sendiri, uang menyangga bagian terdalam
dunia nan tak terlihat di mana segala kehidupan dibangun."
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar